Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Diponegoro
1. Apa itu?
Program Studi S1 Perencanaan Wilayah dan Kota Undip (PWK Undip) adalah program studi yang mempunyai fokus untuk mendidik para perencana wilayah dan kota yang mempunyai kompetensi pengetahuan, ketrampilan, serta sikap dan tata nilai untuk merumuskan rencana wilayah dan kota dan arahan pembangunan dalam aspek fisik, ekonomi, sosial, dan kelembagaan. Program studi PWK Undip menghasilkan lulusan yang siap untuk menjalani profesi sebagai perencana dan sekaligus mempunyai kemampuan akademis untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi. Selain dibekali oleh kompetensi umum sebagai perencana wilayah dan kota, lulusan program studi PWK Undip juga mempunyai kompetensi khusus (spesialisasi) dalam perancangan dan pembangunan perkotaan (urban design and development). Ini menjadi kekhususan yang membedakan program studi PWK Undip dengan program studi perencanaan lain yang ada di Indonesia. Lulusan program studi PWK Undip disiapkan untuk bisa bekerja pada berbagai lembaga perencanaan formal dan informal, baik pada lingkungan pemerintahan, swasta, maupun masyarakat.
2. Sejarah dan Prospek Lulusan
Perenacanaan Wilayah dan Kota Undip di bangun pada tanggal 18 Maret 1992 sesuai SK Dikti Nomor43/DIKTI/KEP/1992 turun sebagai landasan berdiri dan beroperasinya Program Studi (S1) Perencanaan Wilayah dan Kota di bawah naungan Fakultas teknik-UNDIP. Mahasiswa angkatan pertama di terima pada bulan September 1992 yaitu sebanyak 33 orang. Setelah mengahasilkan lulusan pertama, program studi ini kemudian berkembang menjadi Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota pada tahun 1999, dengan SK Dirjen Dikti Nomor 79/DIKTI/KEP/1999
Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota pada sat pendirinya tahun 1992 merupakan program studi Perencanaan Wilayah dan Kota yang kedua setelah ITB di lingkungan Perguruan Tinggi Negri Indonesia. Saat ini jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota UNDIP telah memiliki akreditasi A berdasarkan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi No 003/BAN-PT/AK-X/S1/1/2008.
Adapun prospek kerja bagi lulusan Perencanaan Wilayah dan Kota cukup banyak, misalnya dapat bekerja di instansi-instansi pemerintahan seperti Bappenas, Bappeda, Dept. Pekerjaaan Umum, Dept. Keuangan, Dept. perhubungan (terutama lulusan Perencanaan Wilayahh dan Kota dalam spesialisasi Perencanaan Transportasi), Kementrian Lingkungan Hidup, Dept. Dalam Negri, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Kementrian Daerah Pembangaunan Kota Tertinggal. Selain itu, dapat juga bekerja di kantor-kantor organisasi Internasional terkait Bidang Pembangunan, misalnya: World Bank, UNDP, UNH CS (Habitat), ILO, ASEAN Development Bank, dan lain-lain. Bukan hanya itu, lulusan Perencanaan Wilayah dan Kota juga bekerja di Lembaga Swadaya Masyarakat terkait masalah pembangunan misalnya di URDI (Urban and Ragional Development Institute), Yayasan Pelangi, Akatiga, Semeru, dan lain-lain. Di pihak swasta dapat juga bekerja di Konsultan/Kontraktor, Developer/Real Estate, Konsultan Property, serta dapat menjadi Akademisi dan Dosen.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar